IMPIANKU DAN RUMAH BAGOES

Latifah E. Kusrini

Wanita yang satu ini sangat mencintai tanaman. Menurutnya, setiap jengkal tanah sangat berarti bagi kehidupan manusia. Dari setiap jengkal tanah itu, tumbuh beragam macam pohon yang sangat berguna untuk segala makhluk yang ada di dunia ini. “Itulah sebabnya, mengapa saya sangat sedih bila melihat tanaman dipangkas dan dibabat begitu saja tanpa memikirkan kelanjutan hidup mereka,” ungkapnya.

Rasa cinta Latifah, demikian sapaan akrabnya, pada tanaman berawal dari hobinya traveling ke pelosok daerah di Indonesia. Setiap kali ia dan suaminya melakukan perjalanan, ia membuat foto beragam tanaman yang ada di Indonesia. Lama-kelamaan, ia merasa foto-foto dari beragam tanaman yang memenuhi albumnya, hanya ia dan suaminya saja yang dapat menikmati keindahannya.

Lanjutkan artikel ini

Milo Migliavacca (I Gde Putu Wijayana) dan Anggrek

Pewawancara: Fanny J. Poyk | Akhir April 2008
Diedit oleh: rumah-bagoes.com | 8 Mei 2008
Milo Migliavacca alias I Gde Putu Wijayana

Melintasi Jalan Sarinande, Seminyak, Kuta, terlihat sebuah rumah berhalaman luas yang dipenuhi sentuhan etnik bernuansa Bali. Berada didalam rumah tersebut, tampak sebuah kolam renang kecil bersebelahan dengan pura dimana sang pemilik rumah biasa menjalankan ibadahnya. Hampir setiap bagian dinding rumah memiliki jendela tembus pandang. Begitu pula pada kamar utama, dari balik jendela kaca terhampar pemandangan asri halaman yang ditumbuhi ribuan anggrek dan tanaman lainnya.

Surabaya Orchid Show 2008

rumah-bagoes.com | 8 April 2008
Ikon Surabaya

Ketika mendengar kabar tentang pameran anggrek April 2008, segera saja “virus anggrek” menyebar ke seluruh tubuh. Pameran bertajuk "Surabaya Orchid Show 2008" berlangsung selama tanggal 9 - 13 April 2008 di Gedung AJBS, Jalan Ratna No.14 Surabaya. Agenda acara pameran meliputi: Lomba Anggrek, Aglaonema, Anthurium & Bursa; Lomba Anggrek Unggul Nasional 2008 (Khusus Dendrodium Silangan dalam negeri); Workhsop Kultur Jaringan Anggrek dan Tanaman Hias (oleh: Chitrapan P & Duangporn B, Kasetsart University Thailand).

Kantong Semar Nan Heboh

Ditulis oleh Fanny J. Poyk | 25 Januari 2008
Kantong Semar

Berawal dari kehebohan berbagai artikel di beberapa majalah flora tentang tanaman Kantong Semar, saya bersama seorang teman terbang dengan pesawat ke Kalimantan Tengah. Kantong semar, semula tidak begitu menjadi pusat perhatian saya. Namun, seperti yang sudah saya katakan tadi, rasa penasaran untuk melihat habitat tanaman yang memiliki nama unik dan lucu ini, akhirnya tidak sanggup menahan adrenalin saya untuk melihatnya secara langsung.

Anggrekku Sayang

Ditulis oleh Fanny J. Poyk | 22 Desember 2007

Anggrek merupakan salah satu komuditi ekspor yang menguntungkan bagi sebagian orang. Spesies anggrek yang berjumlah ribuan, kini seakan menjadi tambang emas baru yang bisa menghasilkan uang. Jika uang telah menjadi acuan maka bisa dipastikan beberapa puluh tahun ke depan kita tidak lagi menjadi pengekspor anggrek, namun telah berubah menjadi pengimpor bunga yang sangat terkenal di Singapura ini.

Mekar Merekah!!!

Mekar merekah

Ketika sang matahari menggeliat dan beranjak tinggalkan peraduannya, pagi ini, 15 April 2005, hadir kehidupan baru ditengah-tengah taman anggrek rumah-bagoes.

Mari saksikan kecantikannya...

Situs rekomendasi

Mesin pencari